mairieaussevielle.com

My WordPress Blog

Sejak pasukan koalisi yang dipimpin Arab Saudi terlibat perang sipil di Yaman pada tahun 2015, total ada 85 ribu balita tewas alasannya yaitu menderita kelaparan sangat parah. Lembaga Save the Childern mengeluarkan data yang berbasis laporan PBB dengan merinci angka gizi jelek di Yaman mencapai 84,700 balita. Mereka tewas dalam periode April 2015 hingga Oktober 2018.

“Kami terkejut bahwa sekitar 85 ribu bawah umur di Yaman tewas alasannya yaitu menderita kelaparan parah semenjak perang dimulai. Setiap anak tewas oleh bom dan peluru, puluhan sekarat akhir kelaparan dan penyakit yang semua ini sanggup dicegah,” kata Save the Children dalam pernyataannya menyerupai dikutip dari Reuters.

Alasan terjadi kelaparan jago di negeri ini, selain kedatangan pasukan militer koalisi Arab Saudi yang mengintervensi perang melawan milisi Houthi pada Maret 2015. Impor pangan yang masuk lewat jalur pelabuhan Hodeidah juga berkurang, total lebih dari 55 ribu ton per bulan guna memenuhi kebutuhan 4,4 juta orang termasuk 2,2 juta anak-anak.

Sampai-sampai Badan Pangan Dunia memprediksi bila lebih dari 14 juta warga Yaman beresiko menderita kelaparan parah akhir pertempuran di Hodeida.