mairieaussevielle.com

My WordPress Blog

Penyesalan memang selalu tiba belakangan layak disematkan kepada terdakwa Zumi Zola, isak tangis dirinya terdengar beberapa kali ketika membaca nota pembelaan atau pledoi. Sebelumnya Zumi dituntut delapan tahun penjara oleh jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sekaligus dituntut membayar dengan RP 1 miliar. Dengan bunyi yang terbata-bata, ia menjabarkan beberapa poin nota pembelaan yang menyangkut keluarga serta ayah dan ibunya.

Awal nota pembelan yang dibacakan oelh Gubernur nonaktif Jambi ini mengungkapkan jikalau tak pernah terbayangkan dirinya berada di ruang tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Saat menghadapi kenyataan itu, ia mengaku teringat akan istri dan anaknya.

Boleh dikata, saya walau hidup dengan ayah ibu yang terpisah, tetap diberikan kemanjaan oleh orangtua saya,” ujar Zumi dikutip dari kompas.

Dari artis hingga politisi Zumi menjelaskan bahwa alasan ingin tidak membebani ayah dan ibunya. Terutama ketika ia melangkah menjadi artis. Karena sebagai artis Zumi menyampaikan jikalau menerima penghasilan yang lebih dari cukup. Kemudian ia pun menangis karena berharap jikalau kedua anaknya yang masih kecil sanggup dirawat dengan tabah oleh istrinya.

“Saya sudah mendengar bahwa anak kita yang sulung menjadi stress berat secara psikologis mendengar pemberitaan ayahnya di media-media sehingga istri saya menjadi kerepotan mengurus dan merawat anak-anak,” ujar Zumi. “

Terkait uang simpanan yang disinggung oleh hakim di pengadilan Tipikor. Zumi merasa yang simpanan tersbut tidak ada sangkut pautnya dengan masalah korupsi. Menurut pernyataanya uang itu merupakan hasil kerja keras sebagai artis, sumbangan sang ayah, dan uang sisa kuliahnya di Inggris.

“Saya memohon dengan amat sangat biar uang simpanan saya tersebut sanggup dikeluarkan dari penyitaan,” kata dia.

Dengan bunyi terbata-bata, Zumi menganggap pengembalian uang simpanannya akan sangat berarti bagi kebutuhan dirinya dan keluarga selama dirinya menjalani masa eksekusi nanti.

Saya memohon biar diberikan dispensasi dan diberikan kesempatan kepada saya untuk sanggup merawat keluarga sesegera sehabis saya mempertanggungjawabkan perbuatan saya melalui pelaksanaan hukuman,” ungkapnya sambil terisak.