mairieaussevielle.com

My WordPress Blog

Meningkatkan sisi religi diberlakukan oleh Bupati Merangin terpilih Al Haris dengan memberlakukan shalat subuh berjamaah kepada pelajar SD hingga Sekolah Menengan Atas di seluruh wilayah Kabupaten Merangin, Jambi. Program ini diberlakukan sesuai dengan Peraturan Bupati pada awal 2019.

“Program itu kita namakan ‘Gema Subuh’. Di awal tahun 2019, aktivitas itu akan diberlakukan penuh sesuai perbup yang akan saya tanda tangan langsung,” kata Bupati Al Haris dilansir dari Detik.

Program ini ditengarai akan mengubah abjad anak di usia dini hingga dewasa biar lebih mendekat kepada Allah SWT. Bupati Merangin juga menilai bila aktivitas ini bisa mencegah anak dari kenakalan dewasa yang makin lama, makin memprihatinkan.  Di tahun 2019 tersebut, Gema Subuh akan menjadi aktivitas yang akan masuk ke dalam nilai rapor siswa yang tergabung dalam mata pelajaran kerohanian.

Nantinya akan ada guru pembimbing yang memantapkan shalat subuh ini. Demi mengetahui apakah Peraturan Bupati ini berjalan maksimal atau tidak. Pemkab Merangin akan menciptakan buku bolos salat dan setiap siswa diwajibkan meminta tanda tangan imam masjid sehabis melakukan shalat subuh. Baik di masjid atau musholla terdekat.

Sebagaimana sebuah Peraturan niscaya akan ada hukuman apabila terjadi pelanggaran. Menurut sang bupati, hukuman akan diserahkan kepada pohak sekolah. Harapan terkait Gema Subuh ini bisa berjalan lancar di segala usia (baik SD atau SMA) sekaligus sanggup meningkatkan keimanan anak.

“Ini bukan berarti pemaksaan terhadap anak. Tetapi ini kewajiban bagi umat muslim untuk sanggup menjalankan salat sesuai perintah Allah Yang Maha Esa. Karena kita tahu, salat yang sangat sulit untuk dikerjakan yaitu salat subuh. Maka dari itu, semenjak usia dini dan remajalah kita membina mereka biar nantinya mereka sanggup menjadi anak yang bertanggung jawab, mempunyai tabiat yang baik dan menjadi penerus bangsa Indonesia,” tukasnya.